“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS. Ali ‘Imran: 85).
Selasa, 06 Maret 2012
Keutamaan Orang Yang Membersihkan Agamanya
An-Nu'man bin Basyir berkata, "Saya mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda, 'Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya terdapat hal-hal musyabbihat (dalam satu riwayat perkara musytabihat/samar, tidak jelas halal-haramnya), yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia. Barangsiapa yang menjaga hal-hal musyabbihat, maka ia telah membersihkan kehormatan dan agamanya. Dan, barangsiapa yang terjerumus dalam syubhat, maka ia seperti penggembala di sekitar tanah larangan, hampir-hampir ia terjerumus ke dalamnya. (dalam satu riwayat disebutkan bahwa barangsiapa yang meninggalkan apa yang samar atasnya dari dosa, maka terhadap yang sudah jelas ia pasti lebih menjauhinya; dan barangsiapa yang berani melakukan dosa yang masih diragukan, maka hampir-hampir ia terjerumus kepada dosa yang sudah jelas). Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki tanah larangan, dan ketahuilah sesungguhnya tanah larangan Allah adalah hal-hal yang diharamkan-Nya (dan dalam satu riwayat; kemaksiatan-kemaksiatan itu adalah tanah larangan Allah). Ketahuilah bahwa di dalam tubuh ada sekerat daging. Apabila daging itu baik, maka seluruh tubuh itu baik; dan apabila sekerat daging itu rusak, maka seluruh tubuh itu pun rusak. Ketahuilah, dia itu adalah hati.' (Hadits dituturkan oleh Bukhari)
Kamis, 01 Maret 2012
Kekhawatiran Orang Yang Beriman Jika Sampai Terhapus Amalnya Tanpa Disadarinya (2)
Hasan al-Bashri berkata, "Tiada seorang pun yang takut akan hal itu (kemunafikan) melainkan ia adalah orang mukmin yang sebenar-benarnya dan tiada seorang pun yang merasa aman akan hal itu melainkan ia pasti seorang yang munafik."
Ziad berkata, "Aku bertanya kepada Wa-il tentang golongan Murji-ah (Salah satu dari kelompok sesat yang menyatakan "maksiat itu tidak membahayakan iman"), lalu dia berkata, Aku diberi tahu oleh Abdullah bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda, 'Mencaci maki orang muslim adalah fasik dan memeranginya adalah kafir.' (Diriwayatkan oleh Bukhari)
Ziad berkata, "Aku bertanya kepada Wa-il tentang golongan Murji-ah (Salah satu dari kelompok sesat yang menyatakan "maksiat itu tidak membahayakan iman"), lalu dia berkata, Aku diberi tahu oleh Abdullah bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda, 'Mencaci maki orang muslim adalah fasik dan memeranginya adalah kafir.' (Diriwayatkan oleh Bukhari)
Senin, 27 Februari 2012
Kekhawatiran Orang Yang Beriman Jika Sampai Terhapus Amalnya Tanpa Disadarinya
Ibrahim at-Taimi berkata, "Tidak pernah perkataanku sebelum aku melakukan aku menunjukkan amal perbuatanku, melainkan aku takut kalau-kalau aku nanti akan disudutkan oleh amalan yang tidak jadi aku lakukan."
Ibnu Abi Mulaikah berkata, "Aku mengunjungi tiga puluh sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam dan masing-masing khawatir dengan munafik dan tak seorangpun diantara mereka yang mengatakan bahwa keimanannya sama kuatnya seperti yang terdapat pada Jibril dan Mikail."
(Diriwayatkan oleh Bukhari).
Ibnu Abi Mulaikah berkata, "Aku mengunjungi tiga puluh sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam dan masing-masing khawatir dengan munafik dan tak seorangpun diantara mereka yang mengatakan bahwa keimanannya sama kuatnya seperti yang terdapat pada Jibril dan Mikail."
(Diriwayatkan oleh Bukhari).
Jumat, 24 Februari 2012
Firman Allah, "Dan kami tambahkan kepada mereka petunjuk" (al-Muddatstsir:31) dan "Hari Ini Telah Aku Sempurnakan Agamamu Untukmu" (al-Maa'idah:3)
Umar ibnul-Khaththab r.a. mengatakan bahwa seorang Yahudi berkata kepadanya, "Wahai Amirul Mu'minin, suatu ayat di dalam kitabmu yang kamu baca seandainya ayat itu turun atas golongan kami golongan Yahudi, niscaya kami jadikan hari raya." Umar bertanya, "Ayat mana itu?" Ia menjawab, "Al-yauma akmaltu lakum diinakum wa atmamtu 'alaikum ni'matii waradhiitu lakumul islaama diinan" ('Pada hari ini Aku sempurnakan bagimu agamamu dan Aku sempurnakan atasmu nikmat-Ku dan Aku rela Islam sebagai agamamu'). Lalu Umar berkata, "Kami telah mengetahui hari itu dan tempat turunnya atas Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam, yaitu beliau sedang berdiri di hari Arafah pada hari Jum'at. (Demi Allah, saya pada waktu itu berada di Arafah)." (Hadits dituturkan oleh Bukhari)
Jumat, 17 Februari 2012
Tangisan Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam Tatkala Kehilangan Orang Yang Dicintai (bag 2)
Jika anda pernah kehilangan kekasih…
Jika kesedihan meliputi hatimu karena kehilangan buah hati tercinta….
Air mata tak kunjung berhenti karena kehilangan istri tercinta…
Ibu yang tersayang dan penyayang telah pergi meninggalkan kenangan…
Sahabat yang setia dan siap berkorban telah berpisah dengan dunia….
Maka ingatlah…..semuanya pernah dialami oleh Nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam
Sungguh merupakan perkara yang sangat menyedihkan dan sangat berat tatkala seseorang harus kehilangan orang yang dicintainya, baik anak yang disayang, apalagi berbakti, ibu yang penyayang, sahabat dekat, istri tercinta dan lain-lain.
Allah berfirman
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الأمْوَالِ وَالأنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ (١٥٥)
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar" (QS Al-Baqoroh : 155)
Jika kesedihan meliputi hatimu karena kehilangan buah hati tercinta….
Air mata tak kunjung berhenti karena kehilangan istri tercinta…
Ibu yang tersayang dan penyayang telah pergi meninggalkan kenangan…
Sahabat yang setia dan siap berkorban telah berpisah dengan dunia….
Maka ingatlah…..semuanya pernah dialami oleh Nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam
Sungguh merupakan perkara yang sangat menyedihkan dan sangat berat tatkala seseorang harus kehilangan orang yang dicintainya, baik anak yang disayang, apalagi berbakti, ibu yang penyayang, sahabat dekat, istri tercinta dan lain-lain.
Allah berfirman
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الأمْوَالِ وَالأنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ (١٥٥)
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar" (QS Al-Baqoroh : 155)
Langganan:
Postingan (Atom)